hmm kemarin terjadi aksi anarkis di Monas.. dilakukan oleh FPI ( Front Pembela Islam ) terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan ( AKK-BB )..

ceritanya : AKK-BB sedang melakukan demonstrasi ( belum mulai sih, baru persiapan katanya ) untuk mendukung Ahmadiyah yang dinyatakan sesat oleh Pemerintah RI, namun belum ada surat resminya.. Tempo hari ak dah perna nulis kok masalah penyerangan FPI terhadap anggota Ahmadiyah yang sampai mbakar2 rumah itu.. Nah kemarin itu, anggota FPI menyerbu massa AKK-BB yang mayoritas ( lgi2 katanya, secara saya tidak ikut demo nya ) dan melakukan aksi anarkis.. bbrp orang dilaporkan menderita cedera dan luka-luka..

Pertanyaan : AKK-BB mengaku udah minta izin oleh polisi untuk menjaga keamanan. namun malah terjadi penyerangan semacam ini dan parahnya lagi, polisi hanya mendiamkan.. ingat ya.. mendiamkan kejadian anarkis.. so silahkan dipikirkan sendiri mengapa pembela keamanan membiarkan kekerasan.. apa karena takut ? atau karena udah ada kompromi ? entah lah..

saya hanya menyesalkan saja aksi ini dilakukan untuk membela agama (menurut perkataan sang penyerang, karena menurut mereka Ahmadiyah harus dilarang ) . mengapa ? karena menurutku tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan, namun cara yang dipakai tempo hari justru sangat2 anarkis.. nah kalau sudah begitu, apa ajaran kasih sayang itu masih ada ? atau jangan2 sudah dilupakan..

yah ndak tau juga.. terkadang banyak hal yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata..

entah napa negara ini doyannya aksi anarkis..